Skip to main content

Jangan berikan sepeda motor kepada anak yang belum dewasa.

Cara mendidik anak memang berbeda-beda. sesuai karakter orang tuanya masing-masing tentunya. namun sangat tidak tepat sekali jika segala keinginan anak dikabulkan. apalagi yang diberikan adalah sesuatu yang seharusnya diberikan saat sudah dewasa. seperti sepeda motor misalnya, jika diberikan saat usia anak anda masih SMP apalagi SD, tentunya hal itu sangatlah keliru. pasalnya seusia itu adalah masa-masa belajar untuk mendulang ilmu di bangku sekolah, membentuk karakter dan belajar bersosialisai. bukan untuk mengenal hal-hal yang belum waktunya.
Apapun alasannya, menyayangi anak dengan cara menuruti segala keinginannya adalah sebuah kekeliruan. karena kemungkinan besar si anak nantinya akan berani dengan kedua orang tuanya jikalau ada salah satu keinginannya yang tidak dipenuhi.
Terbukti hingga detik ini betapa banyaknya anak-anak yang salah pergaulan dan berani dengan kedua orang tuanya karena mayoritas si anak terlalu dimanja pada awalnya. dan banyak alasan-alasan lain tentunya mengenai hal tersebut. namun tetap sebagai orang tua tentunya sangat menginginkan yang terbaik bagi anaknya. alih-alih orang tua bermaksud membahagiakan anak dengan menuruti segala keinginannya, malah kesedihan yang didapatkan pada ujungnya. hal itu jangan sampai terjadi pada anda semua.
Perlu diketahui bahwa potensi kecelakaan saat mengendarai sepeda motor adalah sangat besar sekali bagi anak-anak. terlebih bagi anak perempuan yang kodratnya lebih lemah dari pada laki-laki. usia anak-anak yang selain tenaganya memang masih kurang untuk handling kendaraan, namun juga wawasan yang minim mengenai rambu-rambu lalu lintas juga sebagai penyebabnya terjadinya kecelakaan.
Usia minimal diperbolehkan untuk membuat SIM adalah 18 atau 19 tahun. dan tujuan pembuatan Surat Izin Mengemudi atau SIM adalah untuk memastikan bahwa dengan sederet persyaratan dan uji coba, orang tersebut telah layak untuk mengendarai kendaraan. artinya anak anda yang umurnya masih dibawah standar, dan anda biarkan untuk mengendarai sepeda motor yang anda berikan, maka anak anda statusnya adalah pengendara ilegal. dan disini andalah sebagai orang tua yang bersalah.
Foto diatas adalah bekas kejadian nyata kecelakaan yang dialami oleh anak laki-laki yang baru berusia sekitar 12 tahun. kejadian tersebut hingga membuat motornya rusak parah. untung saja nyawanya terselamatkan. hanya saja luka-luka yang dialami cukup serius hingga mengalami beberapa jahitan dikepalanya.
Sangat memprihatinkan sekali tentunya. angka kecelakaan yang dialami oleh anak-anak ternyata cukup banyak dialami. dan itu bersumber dari pada kesalahan orang tua yang terlalu memanjakannya.
Berangkat dari situlah marilah sebagai orang tua harus cermat dan hati-hati dalam mendidik anak. berikanlah sesuatu yang memang sepantasnya sesuai usiannya. agar dikemudian hari anda tidak mengalami hal-hal yang tidak diinginkan dan menyesal.
Semoga bermanfaat.

Comments

Popular posts from this blog

Cara mudah menguras penampungan air atau bak air yang sudah kotor dikamar mandi

Menguras penampung air dikamar mandi memang pekerjaan mudah, namun terkadang enggan untuk berbasah-basahan. dan juga lumayan melelahkan. Bagi anda yang sumber airnya berasal dari mata air langsung, yaitu anda yang membuat saluran sendiri dari mata air ke penampungan, maka anda akan sering mendapati banyak endapan kotoran yang jika dibiarkan akan semakin menumpuk. tetapi berbeda halnya dengan yang menggunakan sumber saluran air dari PDAM, maka kotoran yang mengendap akan lebih jarang terjadi. Dan saat musim hujan tiba, endapan kotoranpun akan semakin sering muncul. dan cukup melelahkan jika anda harus bolak-balik menguras penampungan air dikamar mandi anda. terlebih jika anda harus menunggu air sampai habis dikuras, baru anda bisa membersihkan kotorannya. tentunya memakan waktu yang cukup lama kan? Nah, bagi sobat yang belum mengerti solusinya, maka pakailah tips berikut untuk membersihkan endapan kotoran yang mengendap pada penampungan air dikamar mandi anda: Pakailah selang yang cukup...

Cara merawat rantai motor

Rantai adalah penyalur tenaga satu-satunya dari mesin ke roda. peran kerjanya sangat penting dan harus selalu diperhatikan kondisinya. jika dibiarkan dapat menyebabkan kerugian materi dan biangnya kecelakaan. jangan sampai terjadi kepada siapapun. Banyak sekali orang yang menyepelekan perkara ini. sehingga kejadian rantai putus pun banyak dialami. dan itu sangatlah berbahaya. untuk menghindarinya maka rawatlah rantai anda secara berkala sesuai pemakaiannya. berikut adalah beberapa tips untuk merawat rantai sepeda motor anda: 1. Pastikan jarak ayun rantai anda tidak terlalu kendor.  Settinglah jaraknya berkisar 2 cm sampai 4 cm saja. jika terlalu kendor dan dibiarkan, maka kemungkinannya sangat besar rantai akan lepas dan sangat berbahaya sekali jika rantai gancet disaat kecepetan tinggi. 2. Jangan biarkan rantai sampai kering. lumasilah secara berkala sesuai pemakaian anda. Inilah salah satu penyebab rantai mudah aus dan putus. terjadi karena gesekan rantai yang sema...

Jangan biarkan kendaraan anda menjadi rongsok.

Banyak sekali orang yang memiliki kendaraan kuno dibiarkan begitu saja. padahal jika dirawat dengan baik, harganya bisa lumayan mahal bahkan fantastis. Seperti pada foto terlampir dan dibanyak tempat yang ditemukan, banyak sekali kendaraan-kendaraan kuno yang dibiarkan begitu saja, terbengkalai dan menjadi rongsok. Mungkin karena bergelimang harta atau bahkan karena tidak punya biaya sama sekali untuk merawatnya, sehingga hal ini menjadi penyebab banyaknya kendaraan-kendaraan kuno yang terbengkalai. Banyaknya komunitas kendaraan adalah peluang bagus untuk menjual kendaraan  kuno yang memang masih banyak pecintanya. bahkan tidak sedikit dari mereka yang mau mengeluarkan biaya yang fantastis untuk memboyong kendaraan yang memang sudah langka itu. Seperti yang pernah anda dengar semisal harga sepeda ontel yang harganya puluhan hingga ratusan juta rupiah, atau semisal yang lainnya seperti harga bunga atau ikan dengan harga fantastis mencapai ratusan juta rupiah, adalah kar...